“Tentu saja dapat ditindaklanjuti proses hukumnya dan dilakukan secara terbuka kepada publik, dan dia juga diberi kesempatan untuk menyampaikan informasi seluas-luasnya, dan jangan ada seolah-olah ada tekanan,” ujar Akbar di sela-sela acara berbuka bersama di kediaman Ketua MPR, Taufik Kiemas, Jl Widya Chandra IV, Jakarta, Senin (8/8/2011).
“Pokoknya informasi Nazar itu kita butuhkan untuk mengklarifikasi seluruh persoalan yang ada,” sambungnya.
Akbar mengaku gembira dengan kabar penangkapan Nazaruddin ini. Hal tersebut, kata Akbar, membuktikan bahwa pemerintah serius mengejar Nazaruddin.
“Namun lebih daripada itu yang lebih penting adalah supaya dapat segera dibawa pulang, agar proses pengadilan dapat berjalan, supaya nanti dapat terungkap semua hal-hal yang disampaikan Nazaruddin itu betul atau tidak semua nanti diketahui dalam proses pengadilan. Karena isu-isu yang disampaikan Nazar itu sangat memprengaruhi suasana perpolitikan Indonesia,” katanya.
Nazaruddin dikabarkan tertangkap di Cartagena, Kolombia. Menggunakan paspor palsu ia dikabarkan sempat 'jalan-jalan' ke lima negara berbeda. Nazaruddin sebelumnya melempar sejumlah tudingan dan mengaku menyimpan bukti kuat yang mendasari tudingan-tudingannya itu.
(adi/lh)











































