21 Warga Boyolali Diduga Keracunan Es Buah Saat Buka Puasa

21 Warga Boyolali Diduga Keracunan Es Buah Saat Buka Puasa

- detikNews
Senin, 08 Agu 2011 15:59 WIB
Boyolali - Sedikitnya 21 warga Kecamatan Simo, Boyolali, Jateng mengalami keracunan yang diduga berasal dari es buah yang disantap saat berbuka puasa. Para korban saat ini harus dirawat di rumah sakit dan poliklinik setempat.

Menurut Kapolsek Simo, AKP Dwi Priyatna, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan awal terkait diduga menjadi penyebab warga keracunan.

Mereka yang mengalami keracunan sebelumnya mengkonsumsi es buah yang dijual oleh Maryati (40) warga Dukuh Karanganyar, Desa Pojok, Kecamatan Nogosari, Boyolali. Pembeli es buah itu tersebar di Kecamatan Simo dan Kecamatan Nogosari, karena letaknya berada di perbatasan.

Di Simo misalnya, kasus tersebut bermula ketika Minggu sore kemarin, seorang warga bernama Jumain, membeli 10 bungkus es buah yang dijual. Sesampai di rumahnya di Simo, Boyolali, es buah tersebut lalu dijadikan menu berbuka puasa.

Tidak hanya dinikmati bersama keluarganya sendiri, Jumain juga berbagi menu buka puasa itu dengan keluarga Sumadi. Dua keluarga itu kemudian menyantap es buah tersebut.

Namun malam harinya, mereka merasakan mual, diare, pusing dan muntah-muntah. Selanjutnya mereka dibawa ke rumah sakit dan poliklinik untuk memeriksakan kesehatannya. Setidaknya sepuluh orang dari dua keluarga itu saat ini dirawat di RSU Simo.

Sejumlah korban keracunan lainnya juga harus mendapat perawatan di RSU maupun di poliklinik setempat. Termasuk yang harus mendapatkan perawatan intensif atau opname adalah Maryati, si penjual es buah, berserta dua anaknya.

"Dia (Maryati) belum bisa diperiksa karena saat ini juga dirawat di RS. Setelah diberitahu para tetangga para pembeli es buahnya dibawa ke rumah sakit, dia jadi penasaran. Lalu dia dan dua anaknya ikut mencoba es buah buatannya itu. Saat ini ketiganya dirawat di RS Asy-Syifa Sambi," ujar AKP Dwi Priyatna.

Sementara itu menurut Brain Atathesia, dokter jaga di IGD RSU Simo, gejala yang diderita para korban diduga karena keracunan. "Diduga, mereka mengalami keracunan es buah yang mereka konsumsi. Para pasien ada yang masuk RS Minggu malam, ada pula yang Senin pagi," ujarnya, Senin (8/8/2011) siang.

(mbr/fay)


Berita Terkait