Dana Debat Capres KPU Rp 611 Jt
Selasa, 29 Jun 2004 16:30 WIB
Jakarta - Debat capres KPU yang digelar dua hari pada 30 Juni dan 1 Juli dari Hotel Borobudur yang dinantikan khalayak, menyedot ongkos cukup mahal. Nilainya antara US$ 60 ribu sampai 65 ribu atau Rp 564 juta hingga Rp 611 juta.Demikian disampaikan Ketua Pokja Sosialisasi KPU Valina Singka Subekti dalam jumpa pers di Media Center KPU,Jl.Imam Bonjol, Jakpus, Selasa (29/6/2004). Dalam kesempatan itu dia didampingi anggota KPU Hamid Awaluddin, empat panelis debat capres Ikrar Nusa Bakti (LIPI), Harkristuti Harkrisnowo (FH UI), Aditiawan Chandra (FE UI), Eko Budihardjo (Undip) dan juga moderator Ira Koesno."Untuk acara dialog capres, tidak diambil dari anggaran KPU, tetapi bantuan dari negara donor karena anggaran KPU sangat terbatas," kata ValinaMenurut Valina, biaya sebanyak itu digunakan untuk sewa ruangan, desain panggung, peralatan siaran langsung, lighting, dsb. Acara itu rencananya akan disiarkan langsung TVRI, ANTeve, TV7, RCTI dalam bentuk feature, TPI dan MetroTV dalam bentuk siaran tunda."Hari ini masih menunggu konfirmasi TransTV dan SCTV," kata Valina. TransTV akan menyiarkan langsung jika semua capres hadir. Radio yang siaran langsung adalah RRI, 68H dan Elshinta.Hamid menambahkan, undangan debat capres untuk 350 orang. Mereka terdiri dari unsur perguruan tinggi, ormas kepemudaan, dan ormas keagamaan serta tim kampanye masing-masing 20 orang. Juga ada perwakilan parpol peserta Pemilu 2004, para dubes negara sahabat. Pemantau yang terakreditasi serta individu dan tokoh masyarakat lainnya.Ada empat tema yang didebatkan, yaitu politik dan hankam, ekonomi dan keuangan, penegakan hukum dan HAM, serta pendidikan, kesejahteraan dan sosial budaya.
(nrl/)











































