"Baguslah," kata Wayan Koster singkat saat dihubungi detikcom, Senin (8/8/2011).
Wayan enggan berkomentar banyak tentang ditangkapnya Nazaruddin. "Saya nggak ada urusan. Ikuti saja proses hukum," ujar Wayan Koster.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nazaruddin sebelumnya melempar bola panas dari persembunyiannya di luar negeri. Nazaruddin menyebut tiga nama yang menurutnya memainkan uang suap wisma atlet SEA Games Palembang.
"Yang bermain anggaran di Sesmenpora itu Ibu Angelina Sondakh, Pak Wayan Koster, dan pimpinan Banggar Pak Mirwan Amir, bukan saya," tutur Nazar pada Jumat (17/6/2011).
Dua di antara tiga nama tersebut adalah rekannya sendiri di internal PD. Angelina Sondakh menjabat tim banggar Komisi X DPR dari FPD, sedangkan Mirwan Amir tak lain adalah Wakil Ketua Banggar DPR dari FPD. Sementara satu orang lagi, Wayan,
adalah anggota Komisi X DPR dari FPDIP.
Selain itu, Nazaruddin dan Rosalina Manulang melakukan sejumlah percakapan melalui BlackBerry Messenger (BBM) pada November 2010 terkait sejumlah proyek mereka. Dalam percakapan antara keduanya terpapar dua buah kode nama, Bu Artis dan Pak Bali.
Kepada detikcom dalam pesan BBM, Nazaruddin menyebut kode nama itu merujuk kepada koleganya. "Artis itu Angelina Sondakh dan Bali itu Wayan Koster," kata Nazaruddin dalam pesan BBM.
Namun tudingan Nazaruddin ini telah dibantah oleh Wayan maupun Angelina.
(aan/nrl)











































