"Alhamdulillah, saya justru senang (Nazaruddin) ditangkap," kata Mubarok kepada detikcom, Senin (8/8/2011).
Mubarok meminta Nazaruddin berani bertanggung jawab. "Dia itu banyak menebar kebohongan-kebohongan di dalam Demokrat. Bisa kebongkar. Di atas segalanya, hukum menjadi clear," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nazaruddin ditangkap di Kolombia dengan paspor palsu bernama M Syahruddin. Informasi penangkapan Nazaruddin diterima Menko Polhukam Djoko Suyanto melalui Kemenlu.
(aan/nrl)











































