Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Sujarno mengatakan, 218 orang tersebut ditangkap selama operasi tanggal 2-5 Agustus 2011. Selama operasi, kepolisian telah menyelesaikan 13 kasus dari 55 kasus yang menjadi target operasi (TO).
"Sementara yang non-TO telah diungkap 100 kasus," kata Sujarno kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Senin (8/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sujarno mengatakan, ratusan orang tersebut ditangkap melakukan aksi premanisme dan street crime di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Dari para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa satu buah korek api gas mirip senjata api, 5 butir amunisi, 13 unit kendaraan bermotor, senjata tajam, sejumlah handphone, petasan dan uang tunai Rp 45 juta.
"Nanti kita evaluasi lagi, dari TO itu apa yang menjadi hambatan dan kendalanya, sehingga nanti kita maksimalkan lagi," kata dia.
Sujarno mengatakan, pihaknya akan terus melakukan peningkatan patroli di jajaran Polda Metro Jaya untuk menekan kriminalitas jalanan menurun. Ia berharap, kejahatan jalanan dan premanisme selama operasi dapat menurun.
"Analisa saya, menurun," tutupnya.
(mei/rdf)











































