Bambang Soesatyo Senang Disebut Jenderal 'Tim Mawar'

Bambang Soesatyo Senang Disebut Jenderal 'Tim Mawar'

- detikNews
Senin, 08 Agu 2011 11:59 WIB
Bambang Soesatyo Senang Disebut Jenderal Tim Mawar
Jakarta - Anggota Komisi III DPR dari Partai Golkar Bambang Soesatyo terkejut ada yang menyebutnya sebagai jenderal 'Tim Mawar' yang diisukan mampu mengintervensi pemilihan pimpinan KPK di Komisi III DPR. Namun Bambang menyukai nama tersebut, ia memang dekat dengan sejumlah rekan satu geng yang disebut-sebut sebagai 'Tim Mawar'.

"Saya malah baru dengar, yang selama ini saya dengar kan trio SBY, Sudding-Bambang-Yani. Sebenarnya ini kan hanya karena kita dekat saja, sama-sama teman di Komisi III. Tapi nggak apa-apa itu malah bagus, sebenarnya masih ada lagi Bambang Herry dan Habib," ujar Bambang,

Hal ini disampaikan Bambang menanggapi isu dirinya yang masuk sebagai 'Tim Mawar'. Hal ini disampaikan Bambang kepada detikcom, Senin (8/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai penyebutan 'Tim Mawar', menurut Bambang memang ada juntrungannya. Salah seorang anggota tim memang gemar memakai baju kegemaran berlambang mawar merah.

"Mungkin disebut Tim Mawar karena selama ini Pak Yani sering memakai baju hitam yang ada gambar mawar merahnya di belakang, jadi disebut Tim Mawar," tutur Bambang.

Dan Bambang malah senang disebut sebagai jenderal tim ini. Ia pun berharap teman-teman seperjuangannya akan memuluskan kandidat pimpinan KPK yang memang dinilai mereka kredibel.

"Kalau saya dianggap jenderal Tim Mawar ya berarti malah bisa meloloskan Bambang Wijoyanto dan Abdullah Hemahua," tutup wakil bendahara umum Golkar ini sambil tertawa.

Dalam berita Majalah Tempo (8/8) Bambang Soesatyo bersama sejumlah anggota Komisi III DPR lainnya disebut-sebut sebagai anggota Tim Mawar. Tim ini diisukan punya misi khusus untuk menentukan calon pimpinan KPK yang akan diloloskan dalam fit and proper test pimpinan KPK. Tim ini juga disebut melakukan lobi untuk mengganjal sejumlah calon pimpinan KPK.

Selain Bambang anggota Tim Mawar yakni Ahmad Yani, Bambang Soesatyo, Syarifuddin Suding, dan Desmon J Mahesa.
(van/ndr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads