"Demokrat itu tidak bicara capres sekarang. Dan ke depan insya Allah akan melakukan konvensi terbuka dan presiden tidak harus dari internal Demokrat, semuanya terbuka," tutur anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok.
Hal ini disampaikan Mubarok kepada detikcom, Senin (8/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan konvensi membuka peluang bagi setiap kader bangsa yang potensial terbuka," tutur Mubarok.
Namun ia enggan mengungkap tokoh potensial yang sudah digadang-gadang Demokrat. Menurutnya, nama itu akan muncul dengan sendirinya mendekati pemilu 2014.
"Sri Mulyani itu hanya salah satu anak bangsa. Pokoknya kita belum memikirkan," tegasnya.
Sejumlah parpol besar sudah memunculkan capres masing-masing. Tak banyak yang punya ide konvensi seperti Partai Demokrat. Golkar dan PAN misalnya berjuang mati-matian memuluskan capres tunggal mereka, Aburizal Bakrie dan Hatta Rajasa. Partai Serikat Rakyat Independen yang belum lolos verifikasi parpol bahkan sudah berani mengusung sosok Sri Mulyani menjadi capres untuk pemilu 2014.
(van/nrl)











































