13.884 Kartu Pos Harapan Masyarakat pada Capres Dibukukan
Selasa, 29 Jun 2004 14:25 WIB
Jakarta - Masa kampanye pemilu presiden dan wapres akan segera berakhir. Lima pasang calon telah memanfaatkannya untuk menyampaikan visi, misi dan program mereka. Apa harapan rakyat kepada pasangan capres-cawapres terpilih? Koalisi Media Untuk Pemilu mengumpulkan sedikitnya 13.884 harapan masyarakat dari sejumlah kota.Harapan masyarakat itu dituliskan dalam kartu pos yang ditancapkan pada 5 batang pohon pisang. Kelima pohon pisang itu dipajang di Jakarta Media Center (JMC), Jl.Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (29/6/2004).Jumlah kartu pos yang menempel di 5 batang pohon pisang itu bervariasi mulai ratusan hingga ribuan. Belasan ribu kartu pos itu dikumpulkan dari sejumlah kota di antaranya Banda Aceh, Palembang, Padang, Semarang, Karanganyar, Sukoharjo dan Samarinda.Dekorasi itu menjadi bagian dari puncak acara Road to the President Palace yang dihadiri pekerja bangunan Jatibening, Kelompok Pademangan dan perwakilan warga masyarakat dari berbagai kota. Acara itu juga dihadiri sejumlah tokoh diantaranya, Ketua Pokja Sosialisasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Valina Singka Subekti, pengamat politik Andi Mallarangeng dan aktivis perempuan Debra Yatim.Satu pohon pisang lagi disediakan bagi masyarakat DKI Jakarta yang ingin menyampaikan harapannya. Isinya harapan masyarakat dari beragam profesi kepada pasangan capres-cawapres terpilih yang dituangkan tidak lebih dari 10 kata.Selain bersifat kuantitatif, ada juga harapan masyarakat yang bersifat kualitatif. Harapan yang bersifat kuantitatif misalnya, "2007 Semua Pendidikan di Indonesia Biayanya Murah atau "Gantung Koruptor yang Terbukti Bersalah 2006". Sedangkan harapan yang bersifat kualitatif misalnya "Saya Ingin Perekonomian Indonesia Maju" atau "Saya Ingin Pendidikan Berkembang"."Kami ingin upah yang layak dan UU Perburuhan yang melindungi buruh," ujar Neneng dari Semarang. Lain lagi harapan Sofril dari Padang. "Saya berharap tidak ada listik mati di Padang dan berantas korupsi," katanya.Pada kesempatan itu, warga DKI Jakarta yang hadir dalam acara itu menuliskan harapannya dan kemudian ditancapkan pada batang pohon pisang yang masih kosong. Sebelum ditancapkan ke batang pohon pisang, warga membacakan harapannya. "Jangan lagi terjadi penggusuran," ujar seorang warga.DibukukanDi penghujung acara, sebanyak 13.884 harapan yang telah ditabulasi dalam bentuk buku diserahkan Koalisi Media Untuk Pemilu kepada Valina. Harapan yang telah dibukukan itu juga diserahkan kepada anggota tim sukses Megawati-Hasyim Muzadi, Amien Rais-Siswono Yudo Husodo dan Wiranto-Gus Solah. Dua tim sukses lainnya yang juga diundang tidak datang.Menurut Wakil Koordinator Koalisi Media Untuk Pemilu Agus Pambagyo, dipilihnya pohon pisang karena melambangkan keikhlasan. "Pohon pisang itu pohon yang paling ikhlas, dimakan atau dipotong akan tumbuh lagi. Pisang juga melambangkan masyarakat bawah," jelasnya.
(nrl/)











































