"Kami menghargai hasil survey LSI apapun hasilnya, perlu dijelaskan ke masyarakat bahwa penanganan Nazaruddin masih dalam proses, tentunya penilaian tidak bisa fair bila dilakukan masih dalam proses," ujar Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan M Jasin kepada detikcom, Minggu (7/8/2011).
Jasin mengatakan kasus Nazaruddin terbilang baru ditangani KPK. Karena keterlibatan Nazaruddin baru terungkap setelah kasus tertangkap tangan suap Sesmenpora Wahid Muharam dan Mindo Rosalina.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, kesimpulan hasil jajak pendapat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang bertajuk 'Merosotnya Kepercayaan Terhadap KPK' menyebutkan dukungan masyarakat terhadap KPK menurun.
Hasil survei diumumkan di Kantor LSI, Jl Pemuda 70, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (6/8/2011).
"Masyarakat menilai KPK sudah tidak kredibel untuk mengatasi kasus Sesmenpora," ujar Adjie Alfaraby, Direktur LSI.
Sebanyak 46,3% dari 1.200 orang responden, menyatakan tidak puas terhadap cara KPK menangani kasus dengan tersangka mantan Bendahara Umum DPP PD M Nazaruddin itu. Selain belum tertangkapnya Nazaruddin, juga belum ada proses hukum signifikan terhadap sejumlah politisi PD yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
"Kepuasaan publik terhadap kinerja KPK untuk menyelesaikan kasus Sesmenpora hanya 29,7% dan yang tidak/kurang puas mencapai 46,3%. Sedangkan yang tidak tahu dan tidak jawab mencapai 24,0%," papar Adjie.
(ape/fiq)










































