"Kami justru melihat hasil survei itu sebagai bahan intropeksi ke dalam. Tentu ada yang perlu dibenahi saya kira," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (7/8/2011).
Johan mengatakan, ada beberapa poin yang diakui KPK sebagai faktor yang membuat kepercayaan masyarakat turun. Mulai dari kasus Cicak Buaya, kasus Century hingga kasus Nazaruddin.
"Mengapa kepercayaan masyarakat turun? Tentu ada poin-poinnya. Itu akan kami gunakan sebagai perbaikan ke dalam. Karena memang harus diakui sejak peristiwa Cicak Buaya, kasus Century, dukungan publik kepada KPK menurun. Ada media membuat survei tahun 2010, dukungan kepada KPK menjadi 58 persen yang sebelumnya 70 persen," jelas pria yang sempat mendaftar jadi calon pimpinan KPK ini.
Kasus Century, kata Johan, menjadi faktor yang cukup signifikan membuat penurunan dukungan masyarakat. Namun hal itu bukan karena kinerja yang menurun, namun karena ada hal yang belum tersampaikan dengan baik.
"Bukan karena KPK lamban, bukan itu. Itu karena penjelasan yang dilakukan terhadap bagaimana kasus Century itu. Namun secara langsung sangat mempengaruhi (tren penurunan)," terangnya.
Menurut Johan, terkait belum tertangkapnya Nazaruddin, KPK tidak ingin dijadikan pihak yang paling bertanggung jawab. "Yang berkaitan dengan Nazaruddin KPK masih mengembangkan kasus, memang belum tertangkapnya Nazaruddin tidak bisa dibebankan kepada KPK. KPK sudah berupaya menghadirkan Nazaruddin dengan red notice," paparnya.
Sebelumnya, kesimpulan hasil jajak pendapat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang bertajuk 'Merosotnya Kepecayaan Terhadap KPK' menyebutkan dukungan masyarakat terhadap KPK menurun.
Hasil survei diumumkan itu di Kantor LSI, Jl Pemuda 70, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (6/8/2011).
"Masyarakat menilai KPK sudah tidak kredibel untuk mengatasi kasus Sesmenpora," ujar Adjie Alfaraby, Direktur LSI.
Sebanyak 46,3% dari 1.200 orang responden, menyatakan tidak puas terhadap cara KPK menangani kasus dengan tersangka mantan Bendahara Umum DPP PD M Nazaruddin itu. Selain belum tertangkapnya Nazaruddin, juga belum ada proses hukum signifikan terhadap sejumlah politisi PD yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
"Kepuasaan publik terhadap kinerja KPK untuk menyelesaikan kasus Sesmenpora hanya 29,7% dan yang tidak/kurang puas mencapai 46,3%. Sedangkan yang tidak tahu dan tidak jawab mencapai 24,0%," papar Adjie.
(ape/fay)











































