Berikut ini empat hal yang menurut hasil jajak pendapat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) menjadi penyebab KPK kehilangan kepercayaan masyarakat. Hasil survei diumumkan di Kantor LSI, Jl Pemuda 70, Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (6/8/2011).
Pertama, jajaran pimpinan KPK saat ini tidak seberani para pendahulunya. Kasus pembunuhan yang menyeret Ketua KPK Antasari Azhar, dinilai responden sebagai bentuk 'peringatan'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktor kedua, pimpinan KPK dianggap sudah tersubordinasi oleh pengaruh kekuasaan. Indikasi utamanya adalah penyelesaian kasus dugaan skandal bailout Bank Century yang belum juga mencapai titik terang.
Ketiga, lembaga KPK diyakini sudah disusupi jaringan mafia hukum. Responden survei yakin jaringan mafia hukum itu yang kemudian membuat KPK menyingkap dan menghukum pemberi suap dan aktor utama dalam kasus tersebut.
Keempat atau terakhir, pimpinan KPK disangkakan 'bermain mata' dengan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tindak pidana korupsi. Pengakuan dari M Nazaruddin dalam isu kasus suap Wisma Atlet SEA Games adalah salah satu indikasi penyebab belum bisanya KPK mengungkap siapa aktor utama kasus ini.
Periode jajak pendapat adalah Juni 2011 dengan jumlah responden sebanyak 1.200 orang dari 33 provinsi. Survei menggunakan metode multistage random sampling dan pengumpulan data dari responden dengan cara wawancara tatap muka.
(lh/fay)











































