Lagi, Sandera AS Dibunuh di Irak
Selasa, 29 Jun 2004 12:57 WIB
Jakarta - Aksi pembunuhan sandera di Irak kembali terjadi. Kelompok bersenjata Irak membunuh seorang tentara Amerika Serikat yang telah disandera selama hampir tiga bulan. Pembunuhan ini dilakukan karena pemerintah AS tidak mengubah kebijakannya di Irak. Demikian dilaporkan stasiun televisi Al-Jazeera hari Selasa (29/6/2004) ini seperti dilansir AP.Berita pembunuhan Specialist Keith M. Maupin asal Ohio itu datang beberapa jam setelah pemerintah AS secara resmi menyerahkan kedaulatan ke pemerintah interim Irak. Namun dalam berita itu tidak disebutkan kapan prajurit AS berusia 20 tahun itu dibunuh.Militer AS menyatakan belum bisa mengkonfirmasi apakah pria yang terlihat ditembak dalam rekaman video yang buram itu adalah benar Maupin. Tentara AS itu menghilang pada 9 April lalu pasca sebuah serangan di luar ibukota Baghdad.Menurut Al-Jazeera, sebuah statemen juga dirilis bersama video itu atas nama kelompok yang menamakan diri "The Sharp Sword against the Enemies of God and His Prophet."Dalam statemen itu, gerilyawan menyatakan bahwa mereka membunuh Maupin karena AS tidak mengubah kebijakannya di Irak dan sebagai pembalasan atas kematian pejuang di Irak, Arab Saudi dan Aljazair.Maupin termasuk satu dari sembilan warga AS, tujuh diantaranya kontraktor, yang menghilang setelah gempuran terhadap konvoi Barat di sebelah barat Baghdad pada 9 april lalu. Empat jenazah kontraktor AS kemudian ditemukan di sebuah kuburan dangkal dekat lokasi serangan.
(ita/)











































