"Tidak ada," kata Jubir Kemlu Michael Tene dalam pesan singkat kepada detikcom, Minggu (7/8/2011).
Tene ditanya apakah ada WNI yang terkena dampak atau bahkan menjadi korban dalam rusuh di Tottenham. Seperti diketahui, 8 polisi dirawat di rumah sakit karena diserang massa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bebatuan bekas digunakan untuk melempari polisi masih berserakan di jalanan. Begitu pula barang-barang dari toko sisa jarahan berserakan di jalanan.
Toko-toko yang rusak masih dibiarkan begitu saja. Bangkai-bangkai kendaraan yang hangus juga belum dipinggirkan.
Warga Tottenham yang keluar rumah pagi ini kebanyakan ingin melihat bekas-bekas kerusuhan semalam. Seperti diberitakan Sky News, hanya 1-2 mobil melintas di jalanan. Sementara polisi tampak berpatroli di jalanan.
Rusuh di Tottenham dipicu penembakan warga bernama Mark Duggan (29) oleh polisi dalam sebuah operasi ketertiban beberapa hari lalu. Warga yang marah membalas dengan membakar gedung, menjarah dan melempari polisi dengan molotov.
(fay/vit)











































