Berlindung di Balik SBY, Marzuki Dinilai Tak Konsisten

Berlindung di Balik SBY, Marzuki Dinilai Tak Konsisten

- detikNews
Minggu, 07 Agu 2011 12:18 WIB
Berlindung di Balik SBY, Marzuki Dinilai Tak Konsisten
Jakarta - Tindakan Ketua DPR Marzuki Alie yang membawa-bawa SBY terkait pernyataannya yang kontroversial membuahkan kritik. Marzuki dinilai tidak konsiten karena sebelumnya telah menegaskan sudah menutup polemik yang berkembang pasca wawancara di stasiun televisi.

"Kalau statement Marzuki berubah-ubah terus dan membingungkan, orang akan menilai dia mencla-mencle. Bisa-bisa besok orang akan menilai nggak penting lagilah statement Marzuki Alie. Jadi tidak akan lagi diperhatikan publik," kata pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada, Arie Sudjito, saat dihubungi detikcom, Minggu (7/8/2011).

Menurut Arie, dibawa-bawanya SBY dalam pusaran polemik pembubaran KPK dan pemaafan koruptor, menunjukkan kekhawatiran Marzuki akan terus meluasnya isu tersebut. Gaya meminta perlindungan oleh Marzuki ke SBY ini merupakan tipologi hubungan patron-klien.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berlindung di balik SBY justru malah membuat blunder baru, akan memancing debat baru. Apakah benar SBY tak masalah dengan pernyataan Marzuki? Bagaimana dengan SBY yang pernah bilang akan membela KPK, dan seterusnya," ujarnya.

Lebih jauh Arie menilai, tidak masalah seorang tokoh membuat kontroversi. Namun, kontroversi yang dibuat haruslah menggugah orang untuk berpikir kritis dan akhirnya mencerahkan. Kontroversi yang positif ini sering dilakukan Gus Dur dan Cak Nur lewat pemikiran keduanya soal Islam dan Kebangsaan.

"Lah ini (kontroversi Marzuki-red) tidak ada isinya. Bukan bikin orang berpikir malah bikin orang jengkel. Rekonsiliasi itu harus dalam ranah kebangsaan, bukan pemaafan koruptor. KPK aja kewalahan ngejar koruptor, ini kok mau dimaafkan," katanya.

Seperti diketahui, Marzuki sempat tidak mau diwawancara wartawan seputar polemik pembubaran KPK dan pemaafan koruptor dengan alasan sudah dijelaskan lewat wawancara di stasiun televisi.

"Tidak ada lagi ceritanya, semuanya sudah selesai," kata Marzuki Ali sebelum mengikuti buka puasa bersama di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (3/8).

Namun, selang dua hari, saat ia mengundang SBY buka puasa bersama di rumah dinasnya, Marzuki malah memunculkan kembali isu tersebut, dengan mengatakan Presiden yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu tidak masalah dengan pernyataannya.

"Saya sudah bicara dengan bapak (SBY). Kata bapak, kalimat saya tidak ada salah. Cuma kalimat itu kan dipotong saja. Dipotongnya bubarkan KPK, maafkan koruptor. Itu kan kalimat potongan. Kalau kalimatnya lengkap kan tidak begitu," ujar Marzuki usai acara buka bersama di kediamannya, Jl Widya Chandra III, Jakarta, Jumat (5/8).

Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha membenarkan Presiden bisa menerima penjelasan Marzuki.


(lrn/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini