Ruhut: Saya Bukan Penabuh Gendang, Tapi Penjaga SBY yang Setia

Ruhut: Saya Bukan Penabuh Gendang, Tapi Penjaga SBY yang Setia

- detikNews
Minggu, 07 Agu 2011 08:29 WIB
Ruhut: Saya Bukan Penabuh Gendang, Tapi Penjaga SBY yang Setia
Jakarta - Beberapa orang di sekeliling SBY dinilai sebagai orang yang kontroversi atau penabuh gendang. Salah satu yang mendapat julukan tersebut adalah Ruhut Sitompul. Namun anggota komisi III DPR tersebut membantah keras.

"Saya tegaskan bahwa saya ini bukan penabuh gendang, tetapi saya adalah penjaga SBY, keluarganya dan partai Demokrat yang setia," ujar Ruhut saat berbincang kepada detikcom, Minggu (7/8/2011).

Menurut Ruhut, ia siap pasang badan bila ada yang ingin mengganggu Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat SBY, keluarganya dan partai. "Kalau ada yang ingin mengganggu saya siap pasang badan, akan saya ratakan," terangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Istilah penabuh gendang ini disampaikan anggota Dewan Pers Agus Sudibyo seusai menjadi pembicara dalam diskusi Polemik Trijaya di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (6/8). "Presiden juga dikelilingi orang-orang yang suka memicu kontroversi, istilahnya para penabuh gendang," kata Agus kemarin.

Menurut Agus, istilah penabuh gendang dikenal dalam komunikasi politik yang menganalogikan politik sebagai sebuah orkestra. Agus menyatakan, sebenarnya dalam hubungannya dengan pers, Presiden SBY relatif lebih baik dibandingkan para pendahulunya: tidak pernah membredel pers, mau membatalkan RUU Rahasia Negara, dan beberapa statemennya juga positif. Namun, sayang presiden masih sering mengkritik pers secara apriori.

"Selain itu presiden juga dikelilingi orang-orang yang suka memicu kontroversi, istilahnya para penabuh gendang," ujar pria yang kini menjabat ketua komisi pengaduan masyarakat dan penegakan etika Dewan Pers itu. Dalam diskusi ini, Agus juga banyak menyoroti kinerja media dalam menegakkan kode etik jurnalistik.

Agus Sudibyo menyebut beberapa nama yang menjadi penabuh gendang itu. Antara lain, Marzuki Alie, Dipo Alam, dan Ruhut Sitompul. Dalam catatan wartawan, tiga nama ini memang pernah atau sering berkomentar yang akhirnya mengundang kontroversi. "Dalam komunikasi politik, kontroversi-kontroversi yang dimunculkan para penabung gendang itu sedikit-banyak merugikan citra presiden," kata dia.

Lalu bagaimana dengan penabuh gendang lainnya (Marzuki Ali dan Dipo), apakah mereka juga sama penjaga setia seperti Ruhut? "Kalau soal mereka aku tak tahu bos, apa tujuannya. Tapi kalau aku ini penjaga yang paling setia," imbuh mantan pengacara kondang ini.


(her/ahy)


Berita Terkait