Hal ini disampaikan Idrus Marham pada wartawan usai membuka Pesantren Ramadhan Golkar, di Celebes Convention Center, Makassar, Sabtu malam (6/8/2011).
Menurut Idrus, mekanisme pencapresan Golkar saat ini berbeda dengan periode sebelumnya, yakni dengan menggunakan mekanisme survei yang akan digelar paling lambat di akhir tahun 2012.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nama Pak JK sering disebut-sebut kuat oleh banyak pihak layak menjadi capres, tapi ini hanyalah pandangan elit saja, pandangan elit tidak selamanya sejalan dengan aspirasi rakyat," ujar politisi asal Sulsel ini saat ditanya soal pencapresan JK.
Idrus menambahkan, capres yang akan diusung Golkar di Pilpres 2014 mendatang haruslah merupakan capres yang sudah dikenal rakyat, agar energi Golkar tidak terbuang percuma lewat sosialisasi capresnya.
"Survey dan penetapan akan cepat dilaksanakan, kita tidak ingin seperti yang lalu, sangat terlambat sosialisasi dan komunikasinya pada rakyat, kita mau calon kita jadi," tandas Idrus.
(mna/ahy)











































