"Uang itu kan dikumpulkan untuk amal, yaitu membayar diyat. Maka sebaiknya dipakai untuk keperluan sama," ujar anggota Komisi IX DPR Chusnunia lewat surat elektronik, Sabtu (6/8/2011).
Politisi dari PKB ini membenarkan bila uang amal yang masyarakat kumpulkan adalah milik Darsem. Tapi dia mengingatkan, niat dari masyarakat beramal adalah agar Darsem bisa membayar uang diyat dan bukan untuk membeli harta perhiasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam konteks menjaga amanah masyarakat yang beramal, maka Migrant Care dan TVOne harus mengingatkan Darsem. Misalnya menggunakan uang sumbangan itu kegiatan yang lebih produktif agar Darsem sekeluarga menjadi lebih mandiri secara ekonomi.
"Migrant Care bisa mengingatkan Darsem. Justru di saat seperti ini Migrant Care bisa menunjukkan kemampuannya membela mantan TKI menjalani hidup layak," kata Chusnia.
"Begitu juga TVOne, ini kan bisa menghilangkan kepercayaan. Perlu introspeksi. Gak mungkin, TVOne tidak mampu mengingatkan Darsem," tambahnya.
(lh/ndr)










































