Migrant Care: Jangan Terlalu Heboh Olok-olok Darsem!

Migrant Care: Jangan Terlalu Heboh Olok-olok Darsem!

- detikNews
Sabtu, 06 Agu 2011 11:00 WIB
Migrant Care: Jangan Terlalu Heboh Olok-olok Darsem!
Jakarta - Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah, meminta Darsem tidak diolok-olok karena prilakunya berubah setelah dikucuri bantuan masyarakat Rp 1,2 miliar. Bagi Anis, uang itu sudah menjadi hak Darsem.

"Migrant Care di luar wilayah itu. Wilayah kita advokasi membela hak-hak TKI yang dilanggar. Itu soal pribadi dia (Darsem), terserah untuk apa," kata Anis kepada detikcom, Sabtu (6/8/2011).

Anis meminta agar Darsem tidak diolok-olok. "Jangan terlalu heboh berbicara uang untuk dia, sudah menjadi miliknya. Negara yang menghabiskan uang miliar rupiah tidak terpantau, koruptor yang lari bawa uang rakyat belum terselesaikan. Jadi tidak adil mengolok Darsem," papar Anis.

Menurut Anis, setiap orang berbeda-beda dalam menggunakan uang, termasuk Darsem. "Itu kembali ke wilayah privat masing-masing orang. Versi siapa kan beragam," ujarnya.
 
Anis berpendapat masyarakat bisa menilai sendiri terkait pemberian bantuan bagi TKI yang terlilit masalah. Sebab, rasa solidaritas sudah menjadi watak masyarakat Indonesia di tengah politik yang tidak kondusif dan negara yang semakin jauh dari kepentingan rakyatnya.

"Bagi Migrant Care, yang lebih penting adalah menyelamatkan 28 orang yang terancam hukuman mati dan memastikan pemerintah bekerja serta mengoptimalkan kerja Satgas yang terbentuk," kata Anis.
 
Darsem menjadi kaya mendadak setelah diberi sumbangan dari masyarakat melalui TVOne senilai Rp 1,2 miliar. Prilaku Darsem juga berubah menjadi lupa diri dan kini dijuluki 'Toko Mas Berjalan.'


(aan/ndr)


Berita Terkait