"Saya berpikir keluarga Ruyati yang lebih pantas mendapatkan sumbangan lebih besar. Ruyati yang menjadi korban pancung kok dibantu sedikit, Darsem saja cuma memberikan Rp 20 juta. Padahal Darsem sudah dibayarkan uang Diyat Rp 4,7 miliar dan dapat lagi Rp 1,2 miliar," keluh Irgan.
Hal ini disampaikan Irgan kepada detikcom, Sabtu (6/8/2011)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena dia mendapat sumbangan yang begitu besar, Darsem menjadi lupa diri. Ini justru kontraproduktif, hendaknya pihak penyelenggara kegiatan harus hati-hati," imbaunya.
Ia juga berharap Kementeroan Sosial juga ikut memikirkan langkah ini. Bagaimana menyalurkan sumbangan sosial secara bena, hingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial.
"Kemensos juga harus memperhatikan ini kan menimbulkan kecemburuan sosial juga. Orang seperti Darsem ini mohon maaf belum amanah menerima uang sebesar itu. Yang bersangkutan juga bisa terganggu kemanannya," tandasnya.
Darsem 'hanya' membagi Rp 20 juta dari Rp 1,2 miliar yang diterimanya dari pemirsa TVOne untuk keluarga Ruyati. Padahal sebelumnya, Darsem berjanji akan membagi sebagian uang bantuan tersebut dengan Een, anak Ruyati. Sementara Darsem kini hidup bergelimang harta, bak toko emas berjalan, sangat memprihatinkan!
(van/ndr)











































