Warga Irak Sambut Gembira Penyerahan Kedaulatan
Selasa, 29 Jun 2004 11:10 WIB
Jakarta - Warga Irak menyambut gembira penyerahan kedaulatan dari pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat. Suara kegembiraan memenuhi acara bincang-bincang di stasiun radio independen pertama di negeri bekas rezim Saddam Hussein itu.Para penelepon tak henti-hentinya meramaikan jaringan telepon Radio Dijla untuk mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri interim Iyad Allawi. Pemimpin baru Irak itu juga diimbau untuk kuat."Saya sampaikan selamat kepada semua warga Irak," tutur seorang penelepon perempuan yang memperkenalkan diri sebagai Um Yassin. "Saya ingin mengatakan pada Allawi untuk berani dan kuat. Kita perlu dia untuk membangun tentara karena kita memerlukan mereka (tentara) pada saat seperti ini," ujar perempuan tersebut dengan suara penuh emosi.Pesan serupa juga datang dari puluhan warga yang menelepon stasiun radio tersebut pada hari penyerahan kekuasaan Irak, Senin (28/6/2004) kemarin. Demikian seperti diberitakan Associated Press, Selasa (29/6/2004).Namun meski banyak sambutan akan pemerintahan baru Irak, para penelepon juga mengingatkan semua rakyat Irak untuk waspada akan kelompok-kelompok gerilya yang akan berusaha menimbulkan kekerasan-kekerasan baru."Saya ucapkan selamat untuk seluruh rakyat Irak," tutur Ali, penelepon dari Baghdad. "Namun saya ingatkan pada para teroris, seluruh warga Irak akan bangkit dan menyerang mereka dengan gigih," cetusnya.Menurut pendiri Radio Dijla, Ahmed al-Rikabi, banyak warga menelepon untuk mengucapkan selamat pada pemerintah baru Irak. "Ada perasaan gembira di kalangan pendengar. Namun kami juga dapat telepon dari orang-orang yang memohon kepada para teroris untuk membiarkan rakyat Irak hidup dengan damai," kata al-Rikabi. Pemerintah AS kemarin, secara resmi menyerahkan kedaulatan kepada pemerintah interim Irak. Ini dua hari lebih cepat dari jadwal yang direncanakan, 30 Juni 2004. Penyerahan kedaulatan secara mendadak ini berlangsung tertutup dan kerahasiaannya terjaga rapat sampai beberapa menit sebelum upacara dimulai.
(ita/)











































