"Soal yang panggilan Hamas, saya nggak pernah mendesak. Saya hanya menjalankan perintah Nazaruddin," tutur Rosa dalam persidangan di Pengadilan Negeri Tipikor, Jl Rasuna Said, Jaksel, Jumat (4/8/2011).
Rosa mengaku hanya menjalankan perintah sebagaimana diperintahkan Nazaruddin selaku atasannya di PT Anak Negeri. Rosa juga mengatakan posisinya selalu disudutkan terutama ketika permintaan Nazarudin yang harus dipenuhi.
"Saya serba salah mundur kena maju kena, mundur kena Pak Nazar memaksa harus begini. Saya tidak setuju kalau saya dibilang Hamas menekan-nekan," terangnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Mindo Rosalina Manulang ternyata memiliki julukan lain. Dalam komunikasi Mohamad El Idris dan Rosa via telpon, Idris kerap menjuluki Rosa dengan sebutan 'Hamas' kelompok militan di Palestina. Saat dikonfirmasi kebenaran istilah tersebut, Direktur Utama PT DGI Dudung Purwadi membenarkan istilah itu.
"Benar. Istilah saja, ini istilah dari Pak Idris, karena Pak Idris sering ditekan terus oleh Bu Rosa dan Pak Nazar," kata Dudung di Pengadilan Tipikor Jakarta, hari ini.
Menurut Dudung, istilah itu muncul karena Rosa sering menekan Idris selaku Manajer Pemasaran PT DGI terkait success fee proyek pembangunan wisma atlet di Palembang.
(fjr/rdf)











































