Jenazah Zainuddin tiba di rumah duka di Jalan Samanhudi No 168, Jantirejo, Sondakan, Solo, Jumat (5/8/2011) pukul 10.30 WIB. Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga dan kerabatnya yang telah menunggu semenjak pagi.
Setelah disemayamkan di rumah duka milik orang tua Zainuddin, selanjutnya jenazahnya diberangkatkan untuk dimakamkan di TPU Pracimoloyo, Solo, Jumat siang. Sebelumnya jenazah terlebih dahulu dibawa ke Masjid Mutaqqien yang berada tak jauh dari rumah duka, untuk disalatkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Zain Hidayat, adik kandung Zainuddin, mengatakan selama ini korban tinggal di Jakarta bersama istri dan kedua anaknya. Zainuddin sudah cukup lama bekerja di Jakarta dan beberapa kali pindah pekerjaan, sebelum akhirnya bekerja di perusahaan pertambangan dan eksplorasi tersebut.
Hidayat mengatakan terakhir bertemu kakaknya itu pekan lalu. Saat itu Zainuddin pulang ke Solo bersama keluarganya. Alasannya ingin bersilaturahmi sekalian memberitahu kepada keluarga besar dan para tetangga dia akan menjalani tugas di lokasi yang jauh.
"Dia jarang pulang ke Solo. Biasanya Mas Zainuddin kalau pulang bersama kelurganya menjelang Lebaran, tapi menjelang puasa lalu dia sudah pulang terlebih dulu. Alasannya untuk silaturahmi. Dia juga mengatakan Lebaran nanti tidak akan pulang karena bertugas di tempat yang jauh," kenang Hidayat.
Selain Zainuddin, ada 9 korban tewas lain dalam kecelakaan helikopter tersebut. Mereka adalah Capt Edi Poerwanto, Humaidi, Dian Rimba Rudiansyah, Roy Nawawi, Wilson Joshua, Barry Tom Linson, Adrian Aird, Dion Remie, Roelo T.
(mbr/fay)











































