“Jangan lupa bahwa sekitar 44 persen pemilih kita itu hanya lulus SMP ke bawah. Dan mereka bukan orang-orang yang suka dengan berita-berita politik baik di dunia cetak maupun elektronik. Sehingga kalau andalannya itu adalah intelektualitas profesionalitas, itu juga bukan jualan yang eksotis menurut para pemilih dengan pendidikan rendah ini,” ujar Sekjen PPP, Romahurmuziy, di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (5/8/2011).
Romi, sapaan akrab Romahurmuziy, juga menyebut Partai SRI kurang mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi verifikasi partai politik di Kemenkumham. Buktinya, kata Romi, adalah permohonan Juducial Review yang diajukan Partai SRI terhadap UU Partai Politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, kata Romi, Partai SRI juga mesti bersiap untuk menggalang koalisi jika tetap ingin mengajukan SRI Mulyani sebagai capres. Namun, PPP saat ini belum tertarik untuk bicara pencapresan.
“Kita ingin fokus memperbaiki citra parpol yang hari ini mendapatkan apatisme yang semakin besar dari publik dan juga secara internal kami ingin fokus juga menaikkan suara PPP sehingga mendapatkan perolehan yang jauh signifikan dibandingkan thun 2009,” tandasnya.
(adi/van)











































