PT DGI-Nazaruddin Sudah Berkongsi di Berbagai Proyek Sejak 2009

PT DGI-Nazaruddin Sudah Berkongsi di Berbagai Proyek Sejak 2009

- detikNews
Jumat, 05 Agu 2011 12:44 WIB
PT DGI-Nazaruddin Sudah Berkongsi di Berbagai Proyek Sejak 2009
Jakarta - Wisma Atlet di Palembang ternyata bukan proyek pertama hasil kongsi PT Duta Graha Indah (DGI) dengan Muhammad Nazaruddin. Kedua pihak sudah 'bermain' dalam proyek-proyek pembangunan rumah sakit sejak 2009.

Hal itu terkuak dalam persidangan lanjutan kasus suap pembangunan Wisma Atlet dengan terdakwa mantan Direktur Marketing PT Anak NEgeri Mindo Rosalina Manulang, di PN Tipikor, Jumat (6/8/2011).

Dudung mengaku dirinya sudah mengenal Nazaruddin sejak tahun 2008 lalu. Pertemuan pertama mereka berlangsung di kantor PT Anugerah Grup (Anugerah Nusantara) di kawasan Tebet. Dudung dikenalkan kepada Nazaruddin melalui Mohammad El Idris. Setelah perkenalan itu Dudung kerap terlibat kerjasama dengan Nazaruddin untuk mendapatkan proyek-proyek bernilai miliar rupiah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahun 2009 misalnya, Dudung mengaku PT DGI memenangkan proyek pembangunan rumah sakit infeksi di Surabaya senilai Rp 400 miliar. "Betul. PT DGI Tbk mendapatkan proyek itu melalui Pak Idris juga," jawab Dudung menjawab pertanyaan dari kuasa hukum Rosa, Djufri Taufik.

Tak hanya itu, pada tahun yang sama, PT DGI Tbk, lanjut Dudung, mendapatkan proyek pembangunan RS Adam Malik di Sumatera Utara. "Itu melalui pak Idris juga," ucapnya lagi.

Dudung mengatakan, dalam kedua proyek itu, PT DGI Tbk, aku Dudung, juga memberikan komisi atau fee bagi Nazaruddin dan perusahaannya Anugerah Grup dan pihak-pihak lainnya, sebagai imbalan lantaran telah memberi dan membantu PT Duta Graha Indah Tbk mendapatkan proyek-proyek itu.

"Memberi success fee semacam itu merupakan hal yang biasa yang mulia," cetus Dudung kepada majelis hakim.

(fjr/ndr)


Berita Terkait