Syafii Maarif: Rapat Komite Etik KPK Ruwet

Syafii Maarif: Rapat Komite Etik KPK Ruwet

- detikNews
Jumat, 05 Agu 2011 12:16 WIB
Jakarta - Rapat perdana Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membahas sejumlah masalah. Anggota Komite Etik KPK, Syafii Maarif, mengatakan rapat berlangsung ruwet.

"Ini ruwet, ini ruwet," kata Syafii Maarif di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (5/8/2011).

Menurut dia, rapat kali ini membahas bermacam-macam masalah yang akan dibawa ke meja Kode Etik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika ditanya wacana pemanggilan Ketua KPK Busyro Muqoddas, Syafii mengatakan hal tersebut belum dibicarakan dalam rapat. "Belum, belum sampai ke sana," pria yang juga eks Ketua umum Muhammadiyah ini.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu anggota Komite Etik, Nono Anwar Makarim, enggan menceritakan perihal perdebatan yang berlangsung di internal Komite Etik.

"Saya bukan ketua, saya hanya anggota, tanya ketua," elak Nono.

Komite etik dibentuk setelah burok KPK, Nazaruddin, menyebutkan kedekatan Wakil Ketua KPK M Jasin dengan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Nazaruddin juga mengungkapkan pertemuan Anas dengan pemimpin KPK, Chandra M. Hamzah, dan Direktur Penindakan KPK Ade Raharja pada akhir Juni lalu.

Menurut Nazaruddin, dalam pertemuan itu disepakati pengusutan kasus korupsi wisma atlet hanya sampai penetapan Nazaruddin sebagai tersangka. Sebagai imbalannya, Demokrat akan memperjuangkan Chandra dan Ade dalam pemilihan pemimpin KPK periode berikutnya. Baik Jasin, Chandra maupun Ade Rahardja telah membantah tudingan dari sang buronan.

Nazaruddin juga menuduh Ade dan juru bicara KPK, Johan Budi, bertemu dirinya pada Januari 2010 di salah satu restoran Jepang di Apartemen Casablanca, Jakarta Selatan. Nazaruddin mengaku kembali bertemu dengan Ade, yang didampingi penyidik KPK bernama Roni Samtana, di tempat yang sama pada Juni tahun lalu. Untuk pertemuan ini, Ade Rahardja, mengakui memang pernah bertemu dengan Nazaruddin.

(fiq/aan)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads