Kejagung: Jaksa Zulkarnain Cocok Jadi Pimpinan KPK

Kejagung: Jaksa Zulkarnain Cocok Jadi Pimpinan KPK

- detikNews
Jumat, 05 Agu 2011 10:49 WIB
Jakarta - Dalam seleksi pimpinan KPK saat ini masih terdapat satu perwakilan dari Kejaksaan, yakni jaksa Zulkarnain. Pihak Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejagung menilai figur Zulkarnain cocok untuk menjadi salah satu pimpinan KPK periode mendatang.

"Figur Pak Zulkarnain cocok untuk menjadi salah satu pimpinan KPK," ujar Jamwas Marwan Effendy dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Jumat (5/8/2011).

Marwan menilai, Zulkarnain yang kini masih menjabat Koordinator Staf Ahli Jaksa Agung ini memiliki rekam jejak yang mumpuni dan tak perlu diragukan. Terlebih, lanjut Marwan, Zulkarnain pernah menjabat Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) pada era Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh lalu. Sehingga Zulkarnain cukup berpengalaman dalam menangani perkara-perkara korupsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mengenai track record tidak perlu diragukan, karena yang bersangkutan pernah jadi Direktur Penuntutan Tindak Pidana Korupsi di Gedung Bundar, jadi Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel kemudian jadi Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim dan terakhir jadi Staf Ahli," jelas Marwan.

Tapi, karakter Zulkarnain yang tidak terlalu suka publikasi, memang membuatnya tidak banyak dikenal. Bahkan sejumlah pihak menyebutnya sebagai jaksa yang minim prestasi. Namun, Marwan memastikan bahwa kinerja Zulkarnain selama ini tercatat baik.

"Kinerjanya bagus. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan," tegasnya.

Saat ditanya seberapa yakin Zulkarnain bisa lolos hingga tahap akhir, Marwan enggan mengungkapkan. "Jangan mendahului Yang Kuasa, tapi berharap Pak Zulkarnain terpilih menjadi salah satu pimpinan KPK periode yang akan datang," tutur Marwan.

Marwan menambahkan, pengalaman Zulkarnain yang pernah menjadi Direktur Penuntutan Perkara Korupsi merupakan nilai lebih. Sebabnya, pengalaman tersebut sesuai dengan salah satu tugas pimpinan KPK yakni penuntutan perkara korupsi.

"Selain itu, kalau KPK mau baik dalam penegakan hukum, dalam susunan pimpinan KPK harus ada yang profesional tentang penuntutan, apalagi beliau (Zulkarnain-red) mantan Direktur Penuntutan Perkara Tindak Pidana Korupsi," tandas Marwan.

Kemarin (4/8) sore, Panitia Seleksi Pimpinan KPK mengumumkan calon-calon yang lolos seleksi untuk tahap selanjutnya. Ada 10 nama yang lolos antara lain Bambang Widjojanto, Yunus Husein, dan Abdullah Hehamahua. Dari 10 nama yang lolos, ada satu perempuan bernama Egi Sutjiati. Sedangkan Kajati Sumbar, Bagindo Fachmi, yang selama ini ramai diberitakan di media karena diancam mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M Nazaruddin, tidak lolos.

Berikut 10 nama yang lolos untuk tes wawancara berdasarkan abjad.

1. Abdullah Hehamahua
2. Abraham Samad
3. Adnan Pandupradja
4. Aryanto Sutadi
5. Bambang Widjojanto
6. Egi Sutjiati
7. Handoyo Sudrajat
8. Sayid Fadhil
9. Yunus Husein
10. Zulkarnain

Selanjutnya dari 10 nama ini akan disaring menjadi 8 orang untuk diserahkan ke DPR. Dan nanti DPR akan memilih 4 dari 8 calon yang diajukan Pansel sebagai pimpinan KPK.

(nvc/van)


Berita Terkait