"Saya kira saya harus akui bahwa di kalangan Demokrat dukungan cukup tinggi, tapi SBY selalu memberikan isyarat bahwa tidak mau keluarganya diganggu dengan statement pernyataan seperti ini. Dan ini bukan hanya pencitraan karena di internal PD beliau juga selalu mengingatkan," ujar Sekretaris Dewan Kehormatan PD, Amir Syamsuddin.
Hal ini disampaikan Amir kepada detikcom, Jumat (5/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau melihat isyarat yang selalu diberikan Pak SBY kan itu minta hindari kesan ada nepotisme. Beliau selalu berulangkali, bukan sekali, mengatakan bahwa keluarganya tak akan maju pilpres. Berulangkali beliau mengatakan di internal dan di luar bahwa beliau ingin selesai dengan khusnul khotimah," tutur Amir.
Namun menurut Amir, peluang majunya Ani Yudhoyono tak sepenuhnya tertutup. Apalagi jika SBY menyadari sosok Ani Yudhoyono bisa menjadi alternatif penyelamat Partai Demokrat.
"Tentunya kita lihat ke depan kalau Ibu Ani menjadi faktor penyelamat partai, kita tidak tahu. Walaupun Pak SBY saat ini tidak menginginkan, namun kita tidak tahu kalau Ibu Ani sebagai faktor penyelamat situasi partai apa Pak SBY tidak mengizinkan. Namun sampai hari ini beliau belum senang kalau Ibu Ani digadang-gadang," ujarnya.
(van/nrl)











































