Anggota Dewan Pertimbangan SRI Arbi Sanit mengatakan, PD kurang selektif menerima kader-kadernya. PD dinilainya asal memasukkan kader saja, sehingga saat kader-kader tersebut ketahuan menyimpang di kemudian hari, partai menjadi goyah.
"Jangan sampai kayak di Demokrat, sudah gede rontok sendiri karena kurang hati-hati dalam menyeleksi kader. Demokrat itu pakai tangguk, asal serok kader saja, apapun masuk. Tidak bisa begitu," kata Arbi saat dihubungi detikcom, Kamis (4/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan mencari tokoh-tokoh, namun secara berangsur-angsur, tidak sekaligus siap," ungkap akademisi Univesitas Indonesia (UI) ini.
Disinggung mengenai restu partai dari mantan Menkeu Sri Mulyani, Arbi menyebut baru secara informal saja. Sebab, hingga sekarang ini kelengkapan partai masi terus diupayakan.
"Secara formal belum karena kesiapannya kan belum selesai," cetusnya.
Partai SRI resmi mendaftar untuk mengikuti verifikasi partai politik calon peserta Pemilu 2014 ke Kementerian Hukum dan HAM pada Rabu (3/8), yang lalu. Sejumlah tokoh nasional menjadi partai yang akan mengusung Sri Mulyani sebagai calon presiden pada Pilpres 2014 ini.
(irw/lia)











































