PD Baru Bahas Capres Tahun 2013

PD Baru Bahas Capres Tahun 2013

- detikNews
Kamis, 04 Agu 2011 21:22 WIB
PD Baru Bahas Capres Tahun 2013
Surabaya - Calon presiden dari Partai Demokrat akan dibahas oleh majelis tinggi PD. Majelis yang diperkirakan beranggotakan 7 orang itu akan melihat sosok capres dari internal atau eksternal PD.

Keputusan dari Majelis Tinggi yang beranggotakan 7 orang di antaranya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Umum PD Anas Urbaningrum, Sekjen DPP PD Edhi Bashkoro Yudhoyono (Ibas), akan membahas siapakah calon presiden yang akan diusung oleh PD mulai tahun 2013 nanti.

"Bisa awal bisa akhir tahun 2013 partai melalui keputusan yang diambil Majelis Tinggi, akan menggodok siapa calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung," kata Wakil Sekjen DPP PD Ramadhan Pohan kepada wartawan di sela-sela acara pelantikan Pengurus DPD PD Jatim di Surabaya, Kamis (4/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika disinggung capres yang dari luar PD seperti Sri Mulyani yang akan dipilihnya, Pohan mengatakan semuanya tergantung dari Majelis Tinggi. "Kalau melihat dari perkembangan yang ada, belum ada indikasi apalagi kepastian (pencalonan Sri Mulyani sebagai capres)," tuturnya.

"Bagi Partai Demokrat, apakah Sri Mulyani maju lewat Partai SRI atau bukan dari Partai SRI atau tidak maju, bukan hal yang mempengaruhi kami. Kami tidak terpengaruh Bu Sri maju atau tidak," terangnya.

Ia menceritakan, setahun yang lalu, SBY pernah menyampaikan bahwa terkait capres dan cawapres 2014, PD akan mengupayakan kadernya maju sebagai calon presiden.

"Pak SBY dulu pernah mengatakan, capres cawapres kita upayakan dari dalam sendiri. Tapi kalau situasinya bagaimana itu, misalnya dari dalam nggak ada, juga bisa dari luar," ujarnya.

"Secara logika ya dari dalam dulu. Tapi segala sesuatunya masih cair dan terlalu dini," terangnya.Pohan juga belum mengetahui visi misi dari Sri Mulyani maupun partai SRI. Menurutnya, soal capres, PD akan memili figur yang sudah dikenal masyarakat.

"Yang didukung demokrat bukan mendadak dari langit. Tentu pastilah yang sudah dikenal sehingga tidak perlu waktu sosialisasi ke masyarakat," jelasnya


(roi/irw)


Berita Terkait