Keputusan dari Majelis Tinggi yang beranggotakan 7 orang di antaranya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ketua Umum PD Anas Urbaningrum, Sekjen DPP PD Edhi Bashkoro Yudhoyono (Ibas), akan membahas siapakah calon presiden yang akan diusung oleh PD mulai tahun 2013 nanti.
"Bisa awal bisa akhir tahun 2013 partai melalui keputusan yang diambil Majelis Tinggi, akan menggodok siapa calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung," kata Wakil Sekjen DPP PD Ramadhan Pohan kepada wartawan di sela-sela acara pelantikan Pengurus DPD PD Jatim di Surabaya, Kamis (4/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi Partai Demokrat, apakah Sri Mulyani maju lewat Partai SRI atau bukan dari Partai SRI atau tidak maju, bukan hal yang mempengaruhi kami. Kami tidak terpengaruh Bu Sri maju atau tidak," terangnya.
Ia menceritakan, setahun yang lalu, SBY pernah menyampaikan bahwa terkait capres dan cawapres 2014, PD akan mengupayakan kadernya maju sebagai calon presiden.
"Pak SBY dulu pernah mengatakan, capres cawapres kita upayakan dari dalam sendiri. Tapi kalau situasinya bagaimana itu, misalnya dari dalam nggak ada, juga bisa dari luar," ujarnya.
"Secara logika ya dari dalam dulu. Tapi segala sesuatunya masih cair dan terlalu dini," terangnya.Pohan juga belum mengetahui visi misi dari Sri Mulyani maupun partai SRI. Menurutnya, soal capres, PD akan memili figur yang sudah dikenal masyarakat.
"Yang didukung demokrat bukan mendadak dari langit. Tentu pastilah yang sudah dikenal sehingga tidak perlu waktu sosialisasi ke masyarakat," jelasnya
(roi/irw)











































