"Ada sekitar 130 pusat perbelanjaan yang berpotensi macet," ujar Royke di Jakarta, Kamis (4/8/2011).
Royke menyebutkan sejumlah pusat perbelanjaan yang kerap menimbulkan kemacetan antara lain Plaza Semanggi, Mal Taman Anggrek, Mal of Indonesia, Mal Kelapa Gading, Cibubur Junction, Plaza Senayan, Senayan City, Pasar Tanah Abang dan Pejaten Village.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena banyak masyarakat yang memenuhi keperluan lebaran," tutur dia.
Ia mengatakan, kemacetan di pusat perbelanjaan terjadi lantaran meningkatnya volume kendaraan pengunjung. Selain itu, adanya titik persinggungan antara kendaraan yang keluar dan masuk mal dengan kendaraan yang melintas di depan mal.
"Kapasitas area parkir yang kurang memadai dapat menimbulkan parkir liar yang berpotensi terhadap kemacetan," kata Royke.
Guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tersebut, pihaknya akan menempatkan anggota untuk mengatur jalur kendaraan yang keluar dan masuk pusat perbelanjaan. Selain itu, petugas Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa arus jalan dengan sistem buka-tutup.
"Dan kita prioritaskan antrean kendaraan yang panjang," tutup Royke.
(mei/nik)










































