"Masyarakat Papua asli dan pendatang sudah bersatu dan tidak terpisahkan dari republik. Karena itu gerakan menuju referendum dan provokatif, saya meminta pemerintah tegas menolaknya," ujar Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/8/2011).
Priyo menyayangkan adanya kelompok-kelompok bersenjata yang dimotori Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang membuat rasa tidak nyaman masyarakat. Aparat pun diminta tidak ragu menindak tegas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pemerintah harus bisa menyelamatkan Papua. Karena wilayah Papua meruapakan bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI. "Tidak ada sejengkal tanah pun yang kita ijinkan untuk memisahkan diri dari tanah air," terangnya.
Pemerintah telah menggelontorka triliunan untuk dana otonomi khusus untuk percepat pembangunan di Papua. Maka perlu diperiksa lebih lanjut apakah penggunannya sudah sesuai tujuan mensejahterakan rakyat.
"Kita juga harus teliti dana Otsus Papua, apakah dana itu sampai atau tidak. Jangan-jangan malah digunakan untuk memprovokasi gerakan revolusioner," imbuhnya.
(her/lh)










































