Mutasi ini didasarkan pada Surat Keputusan Jaksa Agung tertanggal 2 Agustus.
Dalam dokumen yang beredar di kalangan wartawan, Kamis (4/8/2011), mutasi Pejabat Eselon II didasarkan pada Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor: Kep-169/A/JA/08/2011 tanggal 2 Agustus 2011. Sedangkan mutasi Pejabat Eselon III didasarkan pada Surat Keputusan Jaksa Agung Nomor: Kep IV/464/C/08/2011 tanggal 2 Agustus 2011.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan posisi Jasman akan digantikan oleh Arnold Angkouw yang kini menjabat sebagai Direktur Penuntutan pada Jampidsus. Kemudian, jabatan Direktur Penuntutan pada Jampidsus akan ditempati oleh Didiek Darmanto, yang kini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi NTB.
Selanjutnya, posisi Kepala Kejaksaan Tinggi NTB akan dijabat oleh Muhammad Salim. M Salim yang namanya pernah mencuat dalam kasus suap Arthalyta Suryani itu, kini menjabat sebagai Kepala Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri pada Jambin menjadi Kajati NTB.
Selain itu, terdapat juga nama Arminsyah yang kini menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung. Arminsyah yang pernah menjabat Direktur Penyidikan pada Jampidsus ini, akan dimutasi menjadi Inspektur III Pengawasan pada Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas).
Selanjutnya, posisi Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung akan dijabat oleh Pohan Laspy. Nama Pohan Laspy yang kini menjabat Direktur Tindak Pidana Terhadap Keamanan Negara pada Jampidum.
Saat perihal mutasi ini dikonfirmasi, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Noor Rachmad membenarkannya. Noor menyebut mutasi ini sebagai upaya penyegaran organisasi dan wajar dilakukan di lingkungan Kejaksaan.
"Ya seperti biasa, mutasi itu kan hal yang biasa. Dan juga memang untuk penyegaran dalam organisasi sehingga untuk menggairahkan kinerja, menggairahkan personel masing-masing untuk bekerja lebih maksimal lagi," jelas Noor kepada wartawan di kantornya, Jl Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2011).
Namun saat ditanya lebih lanjut soal berapa total pejabat yang dimutasi, Noor mengaku tidak hafal. Tapi disebut-sebut ada total 34 pejabat Eselon II dan 98 pejabat eselon III yang dimutasi.
"Saya tidak hafal. Saya lihat ada banyak Eselon II dan Eselon III," tandasnya.
(nvc/aan)











































