"Ada kemungkinan, tapi belum sampai pada kesimpulan itu," kata Purnomo usai menjenguk anggota TNI yang terluka akibat penembakan di Papua di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Kamis (4/8/2011).
Purnomo juga menilai konferensi International Lawyer for West Papua (ILWP) di London, Inggris, bukanlah hal yang perlu dikhawatirkan. "Kumpulan pengacara itu tidak begitu kuat, karena hanya dilakukan segelintir orang, di Papua mereka juga tidak mendapat antusiasme dari masyarakat," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus mendapatkan informasi dari pasukan kita di lapangan dan harus membedakan apa ini kriminal atau sudah melangkah ke gerakan yang lebih serius," katanya.
Purnomo mengatakan, akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengatasi tindak separatisme ini. "Tentunya dengan adanya kejadian ini jelas kita tidak akan mentolelir gerakan separatisme," katanya.
(nal/nrl)











































