Toko milik Supriyanto berada di lingkungan pasar kawasan pabrik rokok Gudang Garam. Di pasar itu menurut informasi yang dihimpun, pedagang kerap mengalami pencurian barang dagangan.
Bahkan Supriyanto mengaku telah lima kali tokonya mengalami dijahili pencuri, mulai uang, beras hingga ikan teri. "Sebelum kejadian ini, saya juga sudah kecolongan 10 kilogram beras, bahkan barang itu sudah dibeli pembeli dan sedang dititipkan ke saya, akirnya saya terpaksa mengganti beras tersebut," kata Supriyanto saat ditemui detiksurabaya.com, Kamis (4/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari pengakuan supriyanto, toko kelontong di sebelahnya juga sering mengalami pencurian, tetapi tidak tahu siapa yang melakukan pencurian. Bahkan pernah ada pelaku pencuri tertangkap dan dilepas lagi oleh pemilik toko karena kasihan.
"Saya belum bisa putuskan mas, nunggu perkembangan nanti gimana lah," tutur Supriyanto menanggapi permohonan pengampunan dari Supriyatun yang sekarang menjadi tersangka dan dikenakan tahanan kota itu.
Sebelumnya diberitakan, Supriyatun digelandang ke kantor polisi karena kepergok mencuri 10 Kg beras dari toko milik Supriyanto. Tersangka kepada polisi mengakui terpaksa mencuri karena anak-anaknya membutuhkan makan. Tersangka harus menanggung beban hidup 5 anaknya seorang diri karena ditinggal meninggal suaminya.
(gik/ndr)










































