"Mereka mau menyampaikan sesuatu. Ya kita tampung," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Wachyono pada detikcom, Kamis (4/8/2011).
Wachyono mengatakan, sudah ada 7 saksi yang diperiksa. Namun dari 7 saksi tersebut belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.
"Belum kita tetapkan tersangka. Masih kita periksa," katanya.
Wakabareskrim yang juga mantan Kapolda Papua Irjen Pol Bekto Soeprapto dan Irwasum Mabes Polri Komjen Pol Fajar Prihantono juga sudah tiba di Papua. Rencananya kedua perwira tinggi Polri ini akan berkunjung ke Kab Puncak Jumat (5/8). Sementara itu Ketua KPU Provinsi Benny Swenny masih belum bisa dihubungi.
Bentrokan ini terjadi pada 30 Juli. Bentrokan diduga dipicu ketidakpuasan warga pendukung Ketua DPRD Kabupaten Puncak Jaya, Elvis Tabuni, dan pendukung mantan caretaker Bupati Kabupaten Puncak Jaya, Simon Alom. Bentrok dipicu saat salah satu pihak mendaftar sebagai bupati tetapi ditolak oleh KPUD Puncak Jaya. Hal ini memicu huru-hara sehingga berakhir dengan bentrok berdarah.
(gus/nrl)











































