Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bhakti mengatakan, tingkat ketepatan waktu keberangkatan Lion Air paling rendah, 67 persen. Lalu menyusul kemudian Batavia Air (68 persen), Air Asia (71 persen), Sriwijaya Air (75 persen), Merpati (76 persen), dan Garuda Indoensia (87 persen).
"Saya nilai mereka (rata-rata) 70 persen sudah on time performance. Garuda merupakan yang paling bagus, yaitu di angka 87 persen," kata Herry saat jumpa pers di Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengatasi masalah tersebut, Herry mengatakan, pihaknya meminta agar maskapai menambah jummlah kru. Ia mendengar saat ini Lion Air telah menambah kru-nya sebanyak 100 orang.
Herry mengungkapkan, ia juga telah memberikan teguran kepada maskapai yang sering delay.
"Kita minta ke semua airline untuk lebih konsern dan fokus dalam hal on time performance. Dalam hal ini Lion Air juga akan membentuk tim khusus untuk menangani delay," ucap Herry.
(irw/nrl)











































