Pemberantasan Terorisme Harus Sejalan dengan Penuntasan Korupsi

Pemberantasan Terorisme Harus Sejalan dengan Penuntasan Korupsi

- detikNews
Rabu, 03 Agu 2011 13:11 WIB
Jakarta - Penuntasan kasus terorisme harus sejalan dengan pemberantasan korupsi. Salah satu yang menjadi sorotan yakni penanganan pada terpidana terorisme di penjara yang rawan praktek suap.

"Tapi semua langkah-langkah penanggulangan terorisme, kalau korupsi masih ada, tidak ada gunanya. Misalnya masih dapat membayar untuk bebas karena korupsi juga merupakan salah satu masalah dalam pemberantasan teroris," kata pemerhati masalah terorisme, Sidney Jones dalam diskusi di Lemhanas, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (3/8/2011).

Jones menambahkan, penanganan terorisme Indonesia masih lebih baik dari negara lain. Jadi bisa dikatakan, pemerintah tidak gagal total dalam penanganan terorisme.

"Tapi masih harus ditingkatkan upaya mencegah terorisme. Saya kira harus jauh ada pengawasan ketat di dalam penjara dan setelah bebas," imbuhnya.

Untuk di Indonesia, kelompok baru pelaku teror yang muncul tidak ada kaitan dengan jaringan lama. Pola terorisme di Indonesia sudah berubah.

"Yang kami lihat sekarang ini ada gabungan dengan kelompok antimaksiat dengan kelompok teroris.
Kalau aksi seperti itu tidak dihukum, maka seperti ada lampu hijau untuk melakukan kejahatan yang lebih serius," urainya.

Jones juga meminta agar kawasan Mindanao, Filipina terus dipantau. Langkah itu penting dilakukan untuk mencegah pemberantasan terorisme.

"Kalau kita lihat orang yang pulang dari Mindanao, Dulmatin dan Umar Patek melakukan aksi terorisme di Indonesia. Salah satu pertanyaan penting, siapa lagi yang akan ada di Mindanao?Siapa saja yang pulang ke sini dari Mindanao berpotensi menjadi teroris," tuturnya.

(ndr/fay)


Berita Terkait