"Mindo ini disangka melakukan penculikan, pembunuhan dan perampokan, tapi kan sebelumnya sudah ada yang mengaku, yaitu si pembantu dan kekasihnya. Namun mereka sekarang mengelak dan menuduh si Mindo. Yang anehnya kenapa langsung percaya," tutur Hotma kepada wartawan di kantornya, Jl Martapura, Jakpus, Selasa (18/7/2011).
Untuk itu, Hotma dan tim pada Rabu besok akan berangkat ke Kepulauan Riau untuk menanyakan hal itu. Hotma ngotot menyebut ada sesuatu di balik penetapan kliennya sebagai tersangka pembunuhan istrinya sendiri ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan ini, Hotma juga membenarkan AKBP Mindo tidak ditahan oleh pihak kepolisian. "Kita jelaskan tidak ada penahanan terhadap klien kami yang ada hanya wajib lapor," tegasnya.
Sebagaimana diketahui, istri Kompol Mindo Tampubolon dinyatakan hilang dari rumahnya. Pihak kepolisian akhirnya menemukan Putri Mega Umboh (25) dalam kondisi tewas dibuang di semak belukar di kawasan pelabuhan Telaga Punggur, Batam.
Kondisi korban sangat mengenaskan dengan leher digorok benda tajam. Sedangkan anak korban yang berusia 3 tahun masih sempat ditahan pembantu korban dan pacarnya. Pembantu korban ditangkap pihak Kepolisian di salah satu hotel di Batam. Dari pembantu dan pacarnya itu diketahui bahwa pembunuhan itu melibatkan satpam dan belakangan menyeret AKBP Mindo sebagai otak pembunuhan.
(fjr/fay)











































