Tempo TV Datangi Dewan Pers Minta Kasus Pemukulan Diusut

Tempo TV Datangi Dewan Pers Minta Kasus Pemukulan Diusut

- detikNews
Selasa, 02 Agu 2011 17:03 WIB
Jakarta - Redaksi Tempo TV mendatangi Dewan Pers sore ini. Mereka meminta Dewan Pers mendorong polisi untuk mengusut tuntas kasus pemukulan reporter mereka yang terjadi di Rumpin, Bogor.

"Kedatangan kami hari ini meminta Dewan Pers untuk membantu mendorong kepolisian agar segera menyelesaikan kasus ini," terang Manajer Program Tempo TV, Nur Hidayat, di Dewan Pers Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2011). Dalam pertemuan ini hadir pula Dirut Tempo TV, Santoso, dan Ketua Dewan Pers Bagir Manan.

Nur Hidayat menambahkan, berdasarkan laporan yang dia terima dari pihak kepolisian kasus ini belum ada perkembangan yang signifikan. Menurutnya, sampai saat ini polisi masih terus mengumpulkan bukti-bukti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti akan dicari fakta-fakta lagi, belum ada panggilan. Baru olah TKP Jumat lalu," katanya.

Menanggapi bantahan Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Kolonel (Nav) Azman Yunus, terhadap pemukulan juru kamera Tempo TV, menurut Nur Hidayat selama ini memang pihaknya tidak pernah menuduh pelaku pemukulan adalah oknum TNI. "Ya kita kan belum menuduh, tapi dia sudah berkesimpulan. Padahal nggak ada yang tanya, kita sama sekali tidak menuduh siapa pun," tegasnya.

Lebih lanjut Nur Hidayat mengatakan, saat ini kondisi SA belum sembuh total. Dia memastikan, melihat luka yang diderita SA memar itu disebabkan karena pukulan benda tumpul.

"Sampai sekarang masih bengkak, saya lihat kondisinya pasti dipukul. Lehernya susah digerakkan. Dokter sudah periksa 2 kali di Puskesmas Rumpin dan RSUD Pasar Rebo, hasilnya menunjukkan dia tidak punya kelainan, dia juga ada luka-luka bekas memar pukulan benda tumpul. Dan hasil visumnya sudah kita serahkan ke polisi," beber Nur Hidayat.

Dalam kesempatan yang sama, Bagir Manan memastikan Dewan Pers akan selalu memberikan perhatian pada masalah-masalah yang menyakut pers. Menindaklanjuti kasus pemukulan ini, menurutnya Dewan Pers tidak bisa ikut campur lebih banyak karena Tempo TV sebelumnya sudah melaporkan kejadian ini ke polisi.

"Dewan pers tidak pernah ragu-ragu mendukung dan ambil bagian pada peristiwa menyangkut pers, apalagi yang menyangkut kekerasan terhadap pers. Untuk sementara ini, saya punya pesan pada Tempo TV untuk mendorong kepolisian agar tidak perlu ragu-ragu tuntaskan masalah ini karena Dewan Pers akan ikut mengawal," tegas Bagir Manan.

(lia/fay)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads