"Kondisi seperti ini bukan pertama kali terjadi, kadang kalau perbedaan internal partai itu yang sebagian pengurus mendukung calon A, pendukung lain mendukung calon B, itu juga pernah terjadi di daerah tertentu bahkan ada satu partai yang akhirnya tidak memberi dukungan kepada pasangan tertentu karena tidak sependapat semua pengurus," kata Mendagri Gamawan Fauzi.
Hal tersebut dia sampaikan usai mengikuti rapat terbatas kabinet di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (2/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini mudah-mudahan kita bisa mengambil hikmah dan semuanya bisa mengambil pelajaran dari kasus ini terutama partai sendiri, bahwa perlu ada pembulatan dl internal partai.
"Karena bagi calon ini kan sangat berarti, misalnya 15 persen, dia sudah dapat 13, nah ini calon partai penentu 3 persen untuk melebihi, kalau itu tidak ikut mendukung dia batal jadi calon, padahal sebelumnya sudah memberikan dukungan," imbuh Gamawan.
Peristiwa bentrok terjadi pada Sabtu (30/7), dipicu oleh permasalahan dalam pemilukada. 19 Orang tewas akibat bentrokan itu. Polisi sudah melakukan pengamanan dan mengirim pasukan tambahan ke kabupaten hasil pemekaran dari Puncak Jaya itu.
(mpr/irw)











































