Dharma sebelumnya pernah menjabat sebagai Wadir Krimum Polda Metro Jaya. Namun kemudian ia dimutasi karena diduga terkait kasus artis cantik Marcela Zalianty. Saat itu, Dharma dikabarkan mengajak keluar Marcella dari tahanan. Dharma menegaskan dirinya tidak pernah melakukan tindakan yang dituduhkan.
"Itu rekayasa semua, itu sama sekali tidak benar," ujar Dharma kepada wartawan di sela-sela tes profile asessment di kantor Kemenkum HAM, Jl Rasuna Said, Jakarta, Selasa (2/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu rekayasa, karena saya sendiri tidak pernah diperiksa. Bahkan saya yang minta supaya saya diperiksa di Mabes Polri. Dan akhirnya saya diperiksa, hasilnya clear dan zero bersalah," terangnya.
Meski demikian, Dharma yang mengaku daftar menjadi Pimpinan KPK atas inisiatif sendiri tidak kecewa dengan pihak-pihak yang telah memutasinya. Ia pun berjanji akan bekerja lebih baik lagi.
"Saya tidak kecewa. Saya juga tidak akan pernah berhenti bekerja demi korps. Saya siap jadi martir. Yang pasti, saya tidak pernah membawa keluar dia (Marcela), itu adalah karangan cerita," terangnya.
Saat ditanya mengenai tes profile asessement sendiri, Dharma mengaku lancar menjalani semua tahapan tes.
"Ya doakan saja, yang jelas saya serahkan kepada yang di atas. Kalau yang Tuhan sudah membuka jalan, tidak ada yang bisa menutup. Dan kalau yang Tuhan sudah mentup jalan, tidak ada yg bisa membuka. Cukup yah," imbuhnya yakin.
(her/ndr)










































