"Undang-undang di sana memungkinkan masalah ini bisa diselesaikan secara adat," kata Wakil Kepala Bareskrim Mabes Polri Irjen Pol Bekto Soeprapto.
Hal itu disampaikan Bekto usai seminar nasional bertema "Penanggulangan terorisme guna persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka ketahanan nasional" di Lemhanas, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sana bukan perang suku atau perang OPM. Ini murni masalah pemilukada," jelasnya.
Bekto sendiri sudah mengirim 4 anggota Bareskrim ke Ilaga. Keempat anggotanya ini pun sudah tiba di lokasi.
"Untuk membantu kawan-kawan Polda Papua. Ada 4 perwira menengah yang sekarang sudah saya kirim dan berada di sana," ujarnya.
Namun hingga kini belum ada tersangka dalam kasus kerusuhan yang menewaskan 19 orang ini. Bekto mengaku akan mengecek perkembangan kasus ini melalui anggotanya di sana. Kondisi di Kab Puncak sendiri sudah membaik.
"Nanti saya cek lewat petugas back-up itu. Kondisi sudah berangsur kondusif," imbuhnya.
(gus/fay)










































