"Rencananya tes urine ini akan serentak dilakukan mulai H-7 hingga H+7 Lebaran secara random. Untuk memastikan agar perjalanan aman dan lancar," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta Udar W Pristono kepada wartawan, di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Selasa (2/8/2011).
Menurut Pris, 4 terminal tempat sopir melakukan tes urin yakni Pulogadung, Lebak Bulus, Kampung Rambutan dan Kalideres. Untuk sopir-sopir yang berangkat dari 11 terminal bantuan yang disediakan, tes urine tetap akan dilakukan di terminal utama.
Pris menambahkan, ciri-ciri sopir yang akan melakukan tes urine yakni memiliki gejala mata merah. Sekitar 6 petugas akan memeriksa 300 sopir di masing-masing 4 terminal tiap harinya. Pihaknya bekerja sama dengan BNN dan Polda Jaya dalam pelaksanaan tes itu.
Jika hasilnya positif, lanjut Pris, sopir tidak akan diberangkatkan dan akan diganti sopir cadangan.
"Tapi selama beberapa tahun terakhir Dishub belum menemukan sopir yang menggunakan narkoba," tutupnya.
(nik/nrl)











































