"Terlalu berlebihan untuk mengajukan mosi tidak percaya pada Ketua DPR Marzuki Alie hanya karena ucapannya yang tidak pas dengan kesadaran politik masyarakat tentang KPK dan koruptor. Fraksi Gerindra lebih cenderung untuk mengingatkan Marzuki Alie agar lebih hati-hati bicara kepada pers menyangkut soal hukum atau soal apapun yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat banyak," ujar jubir Fraksi Gerindra DPR, Martin Hutabarat.
Hal ini disampaikan Martin kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (2/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebab Marzuki Alie sekarang sudah menjadi Ketua DPR, tidak lagi sekedar pimpinan partai atau perusahaan. Fraksi kami sedang mempertimbangkan apa pas mengirim surat peringatan tentang hal ini kepada pimpinan DPR," imbaunya.
Ia juga menyalahkan staf ahli yang tidak bekerja optimal. Menurutnya harusnya staf ahli memberikan pemahaman kepada Marzuki terkait masalah hukum.
"Selain itu kita juga perlu mengevaluasi kinerja staf ahli Ketua DPR yang kurang memberi masukan yang benar kepada beliau, sehingga berkali kali Ketua DPR berbicara tidak pas. Kalau perlu semua staf ahli yang tidak becus diganti," tandasnya.
(van/mad)











































