Polri Antisipasi Bentrok Susulan di Kab Puncak, Papua

Polri Antisipasi Bentrok Susulan di Kab Puncak, Papua

- detikNews
Selasa, 02 Agu 2011 12:23 WIB
Jakarta - Kondisi terkini di Kabupaten Puncak, Papua, pasca bentrokan, dilaporkan sudah kondusif. Namun demikian aparat keamanan tetap disiagakan untuk mengantisipasi bentrok susulan terkait isu akan ada unjuk rasa oleh massa pendukung salah satu kontestan Pemilukada Kab Puncak.

"Sampai sekarang dilaporkan kondisinya kondusif. Kita tetap melakukan antisipasi agar semua berjalan aman," ujar Kapolri Jenderal Timur Pradopo, di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (2/7/2011).

Menurutnya, tidak ada larangan bagi massa pendukung kontestan Pemilukada untuk berunjuk rasa. Tentunya, hal itu sepanjang aksi unjuk rasa tersebut dilangsungkan sesuai ketentuan berlaku dan tidak malah menjadi aksi kekerasan baru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jumlah pasukan yang diterjunkan untuk mengamankan, ditentukan Polda Papua," sambung Timur.

Lebih lanjut dikatakannya, bentrokan yang menewaskan 19 orang itu telah menjadikan Kab Puncak sebagai titik rawan baru di Papua. Titik rawan lainnya adalah Abepura, Jayapura dimana telah terjadi penembakan di Kampung Nafri pada Senin (1/8) yang menewaskan 4 orang.

Bentrokan di Kab Puncak berawal dari penolakan pendaftaran sebagai kontestan oleh salah seorang bakal calon kontestan Pemilukada dari Partai Gerindra. Alasan penolakan, sebab sudah ada kandidat lain dari Partai Gerindra yang telah mendaftar terlebih dahulu.

Kelompok pendukung dari dua orang bakal calon yang semuanya dari Partai Gerindra itu kemudian terlibat saling serang. Bentrokan mengakibatkan terbakarnya Kantor KPUD Kab Puncak dan juga menewaskan 19 orang.

(lh/fay)


Berita Terkait