Hadapi Tawuran, Anggota Patmor Pengurai Massa Diterjunkan

Hadapi Tawuran, Anggota Patmor Pengurai Massa Diterjunkan

- detikNews
Selasa, 02 Agu 2011 11:30 WIB
Jakarta - Permasalahan tawuran antarwarga di Jakarta tak pernah berujung. Tindakan dari kepolisian juga tidak dapat menekan intensitas tawuran di Jakarta dan sekitarnya.

Berbagai upaya dilakukan kepolisian, belum cukup membuat pelaku tawuran jera. Sebagai tindakan represif, kepolisian kini menerjunkan anggota Patroli Motor (Patmor) Pengurai Massa.

Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Imam Sudjarwo mengatakan, pihaknya terus mempelajari perkembangan situasi dengan maraknya perkelahian antarwarga. "Sehingga kita cari solusi terbaik bagaimana, sehingga kita adakan perlatan sepeda motor pengurai massa untuk menanggulangi tawuran ini," kata Imam kepada wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu diungkapkan Imam usai menghadiri latihan peragaan penaggulangan tawuran di Lapangan Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (2/8/2011).

Imam mengungkapkan, Polri memberikan 1.700 motor ke setiap Polda untuk didistribusikan ke masing-masing Polres. Setiap Polres, khususnya di Jakarta, akan mendapatkan 15 unit motor.

Imam mengungkapkan, anggota Patmor pengurai massa ini berbeda dengan anggota patmor yang sudah ada. Bedanya, patmor pengurai massa dilengkapi peralatan untuk memproteksi diri dari serangan massa.

"Mereka dilengkapi dengan body vest untuk memproteksi, sehingga paling tidak dengan solusi seperti itu akan berkurang perkelahian ini dan kita juga mengurangi kemungkinan jatuhnya korban sekecil mungkin," kata Imam.

Imam mengatakan, tawuran warga di Jakarta terjadi karena sudah membudaya. Pihaknya juga mengaku kesulitan dalam menghadapi tawuran tersebut.

"Kan bagaimana kita mengawasi semua itu kan susah. Mungkin budaya kekerasan lah yang harus kita minimalisir," ujarnya.

Saat ditanya apa diperlukan Protap 01 untuk menanggulangi tawuran? "Oh tidak, ini saja dulu," tutupnya.

(mei/irw)


Berita Terkait