YLKI: Warna Gelap & Terang Kendaraan Sulit Didefinisikan

Pembatasan Kendaraan

YLKI: Warna Gelap & Terang Kendaraan Sulit Didefinisikan

- detikNews
Selasa, 02 Agu 2011 11:07 WIB
YLKI: Warna Gelap & Terang Kendaraan Sulit Didefinisikan
Jakarta - Polda Metro Jaya segera menguji coba pembatasan kendaraan dengan sistem warna gelap dan terang. Langkah ini dinilai sulit diterapkan untuk mengatasi persoalan lalu lintas di DKI Jakarta yang kadung semerawut.

"Rencana pembatasannya saya setuju, tapi jika instrumen yang digunakan dengan sistem warna mobil gelap dan terang untuk itu sepertinya sulit. Sistem ini juga tidak akan mampu mengatasi macet dengan serius," terang pengamat transportasi YLKI, Tulus Abadi, saat berbincang dengan detikcom, Selasa (2/8/2011).

Tulus mengatakan, sistem warna gelap dan terang yang dimaksud Polda Metro Jaya juga sangat sulit didefenisikan masyarakat. Dia memprediksi, pembatasan kendaraan dengan sistem ini hanya akan menimbulkan konflik di lapangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi tidak ada standar dan definisi yang jelas mengenai warna terang dan gelap itu seperti apa. Yang ada ini malah menimbulkan cekcok di lapangan," jelasnya.

Tulus menilai kebijakan ini sedikit tidak lazim. Apalagi di negara yang mengalami persoalan lalu lintas belum pernah menerapkan konsep seperti ini untuk mengurai kemacetan.

"Di negara lain tidak ada yang menggunakan pembatasan kendaraan dengan sistem ini, karena itu memang pasti akan sulit. Mereka lebih memilih menerapkan ERP karena menurut saya memang ERP itu lebih efektif," tandasnya.

Uji coba ini akan dilakukan pada perhelatan SEA Games pada November mendatang. Pemberlakuan sistem pembatasan kendaraan ini diberlakukan pada jalur-jalur yang dilewati oleh para atlet.

Kriteria jalan yang akan diterapkan pembatasan kendaraan yaitu pada jalan protokol, seperti Jalan Sudirman-Thamrin dan Jalan Gatot Subroto. Penerapan sistem warna lebih mudah daripada menggunakan sistem ganjil genap pada nomor polisi kendaraan dan harus memeriksa lagi surat-surat resmi kendaraan.


(lia/fay)


Berita Terkait