"Misalnya setelah memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan, siang harinya kita ada acara santap siang bersama dengan para sepuh dan pejuang kemerdekaan wakuri Veteran dan sebagainya, tentu saja ini kita laksanakan pada saat yang tepat," kata Presiden SBY di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Selasa (2/8/2011).
SBY mengatakan pawai budaya yang biasanya dilaksanakan siang dan sore hari. Di bulan Ramadan, kata SBY, akan dilakukan perubahan sedemikian rupa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut SBY, peringatan hari kemerdekaan ini sebaiknya tidak dianggap sebagai kegiatan rutin melainkan harus benar-benar diresapi dan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
"Peringatan hari kemerdekaan RI, kita lakukan setiap tahun namun demikian kita tidak boleh menganggap semuanya itu sebagai kegiatan rutin belaka. Kita harus benar-benar menyelenggarakan rangkaian peringatan hari kemerdekaan dengan sebaik-baiknya," papar SBY.
(anw/aan)










































