Korban tewas adalah seorang perempuan bernama Ginem dan kedua anaknya yaitu Juwita siswa kelas 3 SMP dan Ubai siswa kelas 2 SD. Longsor terjadi di Dusun Teknol, Sempajaya, Kecamatan Brastagi, Kabupaten Karo pada Senin (1/8) pukul 20.30 WIB. Saat itu sedang turun hujan dan warga umumnya sedang berada di dalam rumah, termasuk rumah keluarga Sumardi dan keluarga Jumadi.
"Tiba-tiba terdengar bunyi gemuruh, ternyata bukitnya longsor dan menimpa rumah," kata Rozali, salah seorang tetangga korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Istri Sumardi yaitu Ginem dan dua anaknya Juwita dan Ubai tertimbun tanah longsor. Butuh waktu 3 jam lebih untuk mengevakuasi korban yang akhirnya diketemukan sudah meninggal dunia. Pada, Selasa (2/8/2011) pagi, jenazah ketiga korban tewas tersebut disemayamkan di Masjid Al Ikhlas, Dusun Teknol.
Akibat kejadian ini, sejumlah warga yang rumahnya berada di bawah perbukitan tersebut memutuskan untuk mengungsi. Mereka khawatir akan terjadi longsor susulan. Sementara pemakaman para korban rencananya akan dilakukan sore ini juga.
(rul/fay)











































